Penulis: adminunupwt

 

MENGEJUTKAN, TERNYATA INI YANG DILAKUKAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO DI LAHAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

MENGEJUTKAN, TERNYATA INI YANG DILAKUKAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO DI LAHAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

Purwokerto, Senin, 23 Agustus 2018

Keberhasilan budidaya pertanian sangat ditentukan oleh kondisi iklim setempat, seperti penyinaran, curah hujan, suhu dan kelembaban udara yang secara umum dikenal dengan agroklimatologi.  Pengetahuan tentang iklim sangat diperlukan sebagai dasar pengelolaan sistem budidaya tanaman.  Mengingat pentingnya penguasaan pengetahuan tersebut, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto melaksanakan kegiatan praktik pengukuran unsur-unsur iklim pada beberapa kondisi lahan yang berbeda.

Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah dan lahan percobaan Fakultas Pertanian Unsoed selama dua hari mulai tanggal 12 hingga 13 Mei 2018.  Mahasiswa yang terlibat dalam praktik tersebut sebanyak 34 orang yang berasal dari Program Studi Agroteknologi serta Program Studi  Teknik Pertanian dan Biosistem.  Kegiatan tersebut meliputi pengenalan alat-alat pengukur cuaca/iklim, praktik penggunaan alat hingga pengolahan data yang diperoleh.  Pengukuran dilakukan pada empat kondisi lahan yang berbeda yaitu tegalan, kebun campur, sawah dan padang rumput.  Unsur iklim yang diukur meliputi suhu udara, suhu tanah, kelembaban udara, kelembaban tanah, laju penguapan dan curah hujan.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa menguasai dengan baik pengetahuan tentang iklim dan cuaca dalam bidang pertanian, mampu melakukan pengukuran beberapa unsur iklim dan mengolah data iklim.  Setelah lulus nantinya diharapkan mampu menggunakan penguasaan agroklimatologi dalam dunia profesional sebagai dasar perencanaan, pengelolaan dan evaluasi dalam kegiatan pertanian sehingga tercapai Good Agriculture Practice (GAP).

Penulis : Ahmad Fauzi, S.P., M.P.

MENGEJUTKAN, TERNYATA INI YANG DILAKUKAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO DI LAHAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

MENGEJUTKAN, TERNYATA INI YANG DILAKUKAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO DI LAHAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

Purwokerto, Senin, 23 Agustus 2018

Keberhasilan budidaya pertanian sangat ditentukan oleh kondisi iklim setempat, seperti penyinaran, curah hujan, suhu dan kelembaban udara yang secara umum dikenal dengan agroklimatologi.  Pengetahuan tentang iklim sangat diperlukan sebagai dasar pengelolaan sistem budidaya tanaman.  Mengingat pentingnya penguasaan pengetahuan tersebut, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto melaksanakan kegiatan praktik pengukuran unsur-unsur iklim pada beberapa kondisi lahan yang berbeda.

Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah dan lahan percobaan Fakultas Pertanian Unsoed selama dua hari mulai tanggal 12 hingga 13 Mei 2018.  Mahasiswa yang terlibat dalam praktik tersebut sebanyak 34 orang yang berasal dari Program Studi Agroteknologi serta Program Studi  Teknik Pertanian dan Biosistem.  Kegiatan tersebut meliputi pengenalan alat-alat pengukur cuaca/iklim, praktik penggunaan alat hingga pengolahan data yang diperoleh.  Pengukuran dilakukan pada empat kondisi lahan yang berbeda yaitu tegalan, kebun campur, sawah dan padang rumput.  Unsur iklim yang diukur meliputi suhu udara, suhu tanah, kelembaban udara, kelembaban tanah, laju penguapan dan curah hujan.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa menguasai dengan baik pengetahuan tentang iklim dan cuaca dalam bidang pertanian, mampu melakukan pengukuran beberapa unsur iklim dan mengolah data iklim.  Setelah lulus nantinya diharapkan mampu menggunakan penguasaan agroklimatologi dalam dunia profesional sebagai dasar perencanaan, pengelolaan dan evaluasi dalam kegiatan pertanian sehingga tercapai Good Agriculture Practice (GAP).

Penulis : Ahmad Fauzi, S.P., M.P.

HALAL BIHALAL, MEMUPUK KEAKRABAN DAN SOLIDARITAS ANTARA MAHASISWA DAN DOSEN PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

HALAL BIHALAL, MEMUPUK KEAKRABAN DAN SOLIDARITAS ANTARA MAHASISWA DAN DOSEN PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

Purwokerto, Senin,23 Juli 2018

Idul Fitri Tahun 2018 menjadi momen halal bihalal yang pertama antara mahasiswa angkatan 2017 dan para dosen di Program Studi Agroteknologi.  Kegiatan halal bihalal bertujuan untuk silaturahmi dan saling mengakrabkan antara mahasiswa dan para dosen.  Kegiatan halal bihalal diadakan di rumah salah satu dosen Agroteknologi, yaitu Ibu Larin Tikafebrianti di Desa Gandatapa.

Kegiatan halal bihalal dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2017 dan para dosen, momen ini juga dimanfaatkan untuk saling mengakrabkan antara mahasiswa dan dosen, sharing informasi, baik terkait perkuliahan, keilmuan, maupun kegiatan mahasiswa yang sudah memulai belajar berwirausaha.  Para mahasiswa sangat antusias saat menceritakan impian-impian, maupun kegiatan wirausaha yang sudah mulai mereka praktekkan dan tekuni saat ini.

Kegiatan keakraban, baik antara mahasiswa maupun mahasiswa dengan dosen sangat diperlukan untuk memupuk solidaritas, ajang pembelajaran dan transfer ilmu terutama dalam bidang Pertanian.  Kegiatan semacam ini ke depannya perlu dikembangkan agar kekompakan dan keakraban antara mahasiswa dan dosen selalu terjaga terutama pada Program Studi Agroteknologi.  Himpunan Mahasiswa Program Studi Agroteknologi (HIMAGROTEK) Universitas Nahdlatul Ulama juga sudah terbentuk dengan susunan kepengurusan organisasi dari para mahasiwa angkatan 2017 sebagai angkatan pertama.  Organisasi HIMAGROTEK sebagai wadah para mahasiswa untuk berorganisasi dan sarana belajar, dan transfer ilmu.

Penulis : Gita Anggraeni, S.P., M.Si.

HALAL BIHALAL, MEMUPUK KEAKRABAN DAN SOLIDARITAS ANTARA MAHASISWA DAN DOSEN PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

HALAL BIHALAL, MEMUPUK KEAKRABAN DAN SOLIDARITAS ANTARA MAHASISWA DAN DOSEN PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

Purwokerto, Senin,23 Juli 2018

Idul Fitri Tahun 2018 menjadi momen halal bihalal yang pertama antara mahasiswa angkatan 2017 dan para dosen di Program Studi Agroteknologi.  Kegiatan halal bihalal bertujuan untuk silaturahmi dan saling mengakrabkan antara mahasiswa dan para dosen.  Kegiatan halal bihalal diadakan di rumah salah satu dosen Agroteknologi, yaitu Ibu Larin Tikafebrianti di Desa Gandatapa.

Kegiatan halal bihalal dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2017 dan para dosen, momen ini juga dimanfaatkan untuk saling mengakrabkan antara mahasiswa dan dosen, sharing informasi, baik terkait perkuliahan, keilmuan, maupun kegiatan mahasiswa yang sudah memulai belajar berwirausaha.  Para mahasiswa sangat antusias saat menceritakan impian-impian, maupun kegiatan wirausaha yang sudah mulai mereka praktekkan dan tekuni saat ini.

Kegiatan keakraban, baik antara mahasiswa maupun mahasiswa dengan dosen sangat diperlukan untuk memupuk solidaritas, ajang pembelajaran dan transfer ilmu terutama dalam bidang Pertanian.  Kegiatan semacam ini ke depannya perlu dikembangkan agar kekompakan dan keakraban antara mahasiswa dan dosen selalu terjaga terutama pada Program Studi Agroteknologi.  Himpunan Mahasiswa Program Studi Agroteknologi (HIMAGROTEK) Universitas Nahdlatul Ulama juga sudah terbentuk dengan susunan kepengurusan organisasi dari para mahasiwa angkatan 2017 sebagai angkatan pertama.  Organisasi HIMAGROTEK sebagai wadah para mahasiswa untuk berorganisasi dan sarana belajar, dan transfer ilmu.

Penulis : Gita Anggraeni, S.P., M.Si.

PENGENALAN TANAMAN PERTANIAN, PRAKTEK MENANAM BIBIT PADI DAN PEMANENAN TANAMAN JAGUNG OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO

PENGENALAN TANAMAN PERTANIAN, PRAKTEK MENANAM BIBIT PADI DAN PEMANENAN TANAMAN JAGUNG OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO

Purwokerto, Senin,2 Juli 2018

Mahasiswa dan beberapa dosen Program Studi Agroteknologi mengikuti kegiatan pengenalan tanaman pertanian, praktek menanam bibit Padi dan pemanenan tanaman Jagung yang diadakan di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman bersama Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P.

Kegiatan pengenalan tanaman pertanian bertujuan agar mahasiswa Program Studi Agroteknologi mengenal berbagai macam tanaman, terutama tanaman pangan.  Tanaman yang diperkenalkan antara lain tanaman Padi (Oryza sativa L.), Jagung (Zea mays L.) dan Kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Pada kegiatan ini mahasiswa juga diterangkan tentang perbedaan tanaman Jagung yang dikonsumsi manusia dan yang dimanfaatkan untuk pakan hewan.

Mahasiswa diberikan teori singkat tentang cara mengolah tanah dengan baik untuk menanan tanaman Padi di sawah, kemudian melakukan praktek menanam bibit Padi bersama-sama.  Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa lebih mengenal tentang bagaimana cara bercocok tanam Padi dan praktek langsung beberapa tahapan dalam kegiatan bercocok tanam Padi di sawah.  Pada saat kegiatan dilaksanakan tanaman Jagung yang ada di lahan ada yang sudah siap dipanen, mahasiswa kemudian diajak untuk melakukan kegiatan pemanenan Jagung di sawah.

Penulis : Gita Anggraeni, S.P., M.Si.

PENGENALAN TANAMAN PERTANIAN, PRAKTEK MENANAM BIBIT PADI DAN PEMANENAN TANAMAN JAGUNG OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO

PENGENALAN TANAMAN PERTANIAN, PRAKTEK MENANAM BIBIT PADI DAN PEMANENAN TANAMAN JAGUNG OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO

Purwokerto, Senin,2 Juli 2018

Mahasiswa dan beberapa dosen Program Studi Agroteknologi mengikuti kegiatan pengenalan tanaman pertanian, praktek menanam bibit Padi dan pemanenan tanaman Jagung yang diadakan di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman bersama Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P.

Kegiatan pengenalan tanaman pertanian bertujuan agar mahasiswa Program Studi Agroteknologi mengenal berbagai macam tanaman, terutama tanaman pangan.  Tanaman yang diperkenalkan antara lain tanaman Padi (Oryza sativa L.), Jagung (Zea mays L.) dan Kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Pada kegiatan ini mahasiswa juga diterangkan tentang perbedaan tanaman Jagung yang dikonsumsi manusia dan yang dimanfaatkan untuk pakan hewan.

Mahasiswa diberikan teori singkat tentang cara mengolah tanah dengan baik untuk menanan tanaman Padi di sawah, kemudian melakukan praktek menanam bibit Padi bersama-sama.  Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa lebih mengenal tentang bagaimana cara bercocok tanam Padi dan praktek langsung beberapa tahapan dalam kegiatan bercocok tanam Padi di sawah.  Pada saat kegiatan dilaksanakan tanaman Jagung yang ada di lahan ada yang sudah siap dipanen, mahasiswa kemudian diajak untuk melakukan kegiatan pemanenan Jagung di sawah.

Penulis : Gita Anggraeni, S.P., M.Si.

MENUNTUT ILMU DAN BERWIRAUSAHA BISA BERJALAN BERIRINGAN

MENUNTUT ILMU DAN BERWIRAUSAHA BISA BERJALAN BERIRINGAN

Purwokerto, Minggu, 3 Juni 2018

Menuntut ilmu dan juga berlatih berwirausaha menjadi nilai lebih dari seorang mahasiswa, apalagi tetap rajin kuliah dan berprestasi.  Potret mahasiswa yang berwirausaha tapi tetap berprestasi ada pada diri mahasiswa beberapa diantaranya yaitu Andi Hermawan dan Wiji Embun Pertiwi.  Mereka tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto (UNU Purwokerto) angkatan 2017.

Andi memulai usahanya sebelum kuliah, pada saat bekerja sebagai sales.  Dia merasa kenapa tidak menjual sendiri, kemudian tercetus ide untuk membuat grup reseller dengan menjual produk orang lain.  Akan tetapi grup tersebut kurang aktif karena belum menguasai tentang penjualan reseller, kemudian dirubah menjadi komunitas grup jual beli yang berisi kumpulan para pedagang UMKM, karena merasa permasalahan yang dihadapi sama yaitu terkait bagaimana menjual produk-produk mereka.  Dia menampung produk-produk UMKM untuk dijual ke komunitas penjual, semacam distributor dan tanpa modal.  Produk yang diperjual belikan antara lain makanan, fashion, dan juga terkait jasa dalam jual beli properti dan tanah. Dengan merekrut berbagai tim untuk mengelola sistem yang sudah dibangun, untuk menjadi lebih baik lagi.  Selain itu Andi juga memulai usaha lain di bidang  peternakan untuk mendukung sistem usahanya tersebut.

Ada juga Wiji yang mencoba berwirausaha sebagai dropshipper di bidang fashion.  Awal mulanya tertarik untuk belajar sistem online shop dropship, selang beberapa minggu balik modal.  Sampai saat ini terus dilakukan pengiriman barang, baik ke luar kota maupun luar pulau.  Di samping mereka giat belajar berwirausaha, di bidang akademik juga tidak kalah mereka perhatikan.  Pada saat semester satu mereka berdua memiliki Indeks Prestasi di atas 3,70, jadi menuntut ilmu sekaligus berwirausaha bisa berjalan beriringan.  Semoga menginspirasi.

Penulis : Gita Anggraeni, S.P.,M.Si.

Praktikum Lapangan Prodi Agroteknologi

Perkuliahan Prodi Agroteknologi

Staff Pengajar Prodi Agroteknologi UNU Purwokerto